Tuesday, 5 July 2016

Keluargaku Sehat bersama Oatbits Biskuit Oat



“Ma, kenapa Ayah pulangnya malam terus?” tanya Sidiq. Pertanyaan yang juga kerap dilontarkan oleh kakak dan adiknya. Aku tersenyum, kemudian menjawab. 

“Ya, karena Ayah kan sedang mencari uang buat kita. Supaya kalian bisa makan, sekolah, beli mainan….” 

“Iya, Ayah itu kerja di kantor. Nanti kalau Ismail udah segede Ayah, Ismail juga harus kerja ya, Mah?” Ismail, kakaknya, ikut bertanya. 


“Iya, dong…. Kalian anak laki-laki harus mencari nafkah untuk anak dan istri kalian nanti.” Aku menjelaskan. Meskipun usia mereka masih kecil, mereka sudah kuajari mengenai tanggungjawab seorang laki-laki agar kelak mereka menjadi lelaki yang bertanggungjawab kepada keluarganya. Sebagaimana yang sudah dilakukan oleh ayah mereka selama ini. Ayah yang sudah menjadi tulang punggung keluarga, mencari nafkah dari matahari baru terbit hingga matahari tenggelam dan digantikan posisinya oleh rembulan. Sebagai ibu, aku harus meyakinkan anak-anakku bahwa kesibukan ayah adalah untuk kebaikan mereka. Sebagai istri, aku harus mengajak suamiku agar tetap dekat dengan anak-anak sekalipun waktu bertemu hanya sebentar setiap harinya. Masih ada dua hari di akhir pekan di mana ayah dan anak-anak dapat berkumpul dan memanfaatkan waktu keluarga yang berkualitas. 

Itulah mengapa, setiap akhir pekan kami berusaha bersama-sama, baik itu di rumah maupun luar rumah. Sesekali suami mengajak kami berjalan-jalan ke mana saja. Entah itu ke mall, taman bermain, sampai ke tempat-tempat wisata. Tak perlu mahal, asalkan bisa membuat kami merasa utuh sebagai sebuah keluarga. Ketika sedang bersama-sama itulah, ikatan di antara kami semakin kuat. Ayah merasakan kehadiran dan kegembiraan anak-anaknya, anak-anak pun merasakan cinta yang besar dari ayahnya. Cinta yang tak sekadar materi, tetapi juga pelukan dan nasihat yang penting untuk bekal di masa depan. Ketika aku kesulitan menenangkan anak-anak, suamiku datang dan mengambil peran. Saat itulah aku menyadari betapa anak-anak sangat membutuhkan ayahnya (selain ibu, tentu). Aku berharap suamiku dapat terus menemaniku membesarkan anak-anak. 

“Innalillahi wa inna ilaihiroziuun….” Adik iparku terkejut usai membaca berita di sms.
“Kenapa?” tanyaku.
“Suami temanku meninggal, padahal usianya masih muda.”
“Kenapa meninggalnya?” tanyaku lagi.
“Penyumbatan darah di otak.”

Aku termenung. Penyumbatan darah di otak, salah satu penyebabnya adalah kolesterol tinggi. Suamiku sering mengeluhkan kolesterolnya yang tinggi kalau sudah merasa pusing-pusing. Aku pun sudah diminta untuk tidak sering-sering masak makanan yang berminyak. Kolesterol adalah senyawa lemak berlilin yang sebagian besar diproduksi di hati dan sebagian lainnya dari makanan. Pengendapan kolesterol di dalam darah dapat menyebabkan penyumbatan, sehingga memunculkan serangan penyakit yang mematikan. Sebenarnya kolesterol dibutuhkan oleh tubuh untuk membangun sel-sel baru, tetapi kalau berlebihan akan mengendap pada dinding-dinding arteri dan aliran darah terhambat. Akibatnya dapat menimbulkan penyakit seperti jantung dan stroke. Solusinya dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi dan berolahraga teratur. Makanan yang disarankan diantaranya adalah makanan yang mengandung kacang kedelai, buah dan sayuran, kacang-kacangan, ikan dan asam lemak omega 3, alpukat, roti gandum, dan OAT. 

Oat dapat menurunkan kolesterol karena kandungan serat larutnya yang dapat mengurangi kolesterol jahat. Dalam sehari setidaknya kita harus mengonsumsi 5 sampai 10 gram serat larut, yang dapat mengurangi penyerapan kolesterol oleh tubuh  melalui usus (American Dietatic Association). Karena itulah belakangan ini aku menyediakan Biskuit Oatbits yang mengandung Oat dan buah-buahan asli sebagai cara mudah dan enak menikmati Oat. Biskuit Oatbits yang tersedia di rumah ada tiga macam: Oatbits Raisin, Oatbits Vitafruit, dan Oatbits Strawberry dan Yogurt.

Saat berkumpul bersama keluarga, kami menikmati biskuit Oatbits. Biskuitnya renyah plus ada butiran buah-buahan asli. Oatbits Raisin mengandung oat dan taburan kismis yang terbuat dari anggur. Kaya akan antioksidan, serat, kalsium, dan vitamin B1 & B2. Oatbits Vitafruit mengandung oat dan buah-buahan seperti jeruk, wortel, dan tomat. Kaya serat, vitamin A, B, dan C. Oatbits Strawberry dan Yogurt mengandung oat, Strawberry, dan Yogurt yang kaya akan serat, antioksidan, vitamin C dan B. Biskuit Oatbits, selain enak juga sehat. Membuatku tak khawatir lagi dengan kolesterol tinggi. Ini adalah salah satu ikhtiarku untuk menjaga kesehatan keluarga. Semoga kita senantiasa dikaruniai kesehatan jiwa dan raga agar bisa memanfaatkan waktu berkualitas bersama keluarga.  Bersama Oatbits Biskuit Oat, Everyday is Healthy


Mau tahu lebih banyak tentang Oatbits, ikuti saja web www.everydayishealthy.com,  twitter dan instagram @Oatbitsku, dan fanspage Everyday is Healthy.

7 comments:

  1. Aku bbrp kali beli biskuit oatbit ini mbak.. suka semua dgn biskuit ini, ga eneg..

    ReplyDelete
  2. AKu lagi nyari nih Mak, belum dapat-dapat... hehe

    ReplyDelete
  3. Wah, cepet bener nulisnya..asyik, emang enak biskuitnya ya
    baca cerita di atas, duh...banyak tuh mba, yang meninggal dadakan di usia muda krn penyumbatan darah di otak
    moga keluarga kita selalu dijaga ya, aamiin

    mak Witri, cari di Hipermart coba pasti ada

    ReplyDelete
  4. kayanya buat sarapan juga mengenyangkan ya :)

    ReplyDelete
  5. Kandungan gulanya bagaimana mba? Kayaknya rendah ya.. Oats memang oke untuk cemilan yang lebih sehat

    ReplyDelete
  6. Sepertinya saya pernah mengudap Oatbits juga. Oat kaya gizi dan serat.

    ReplyDelete
  7. Oat memang banyak gizinya ternyata ya bun, coba nanti tak lihat ke Indomaret atau alfa, ada ga ya :D

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya. Mohon maaf, komentar SPAM dan mengandung link hidup, akan segera dihapus ^_^