Tuesday, 24 November 2015

My Dad My Hero: Pesan untuk Anak-anakku



Assalamu’alaikum… apa kabar, anak-anak Mama yang ganteng-ganteng: Ismail, Sidiq, Salim? Surat ini sengaja Mama tulis untuk kalian baca saat kalian sudah bisa membaca blog Mama ini. Mama ingin bercerita tentang seorang pahlawan yang sangat berarti bagi kalian. Seseorang yang begitu dekat dengan kalian. Jika suatu hari nanti kalian merasa kesal kepadanya, bacalah surat ini lagi. Agar kalian tahu bahwa kekesalan kalian tak seberapa dibandingkan usahanya untuk membahagiakan kalian.

Sunday, 22 November 2015

Untuk Guru Anak-anak Saya, Terima Kasih atas Pengabdianmu



Suatu ketika, saya bertanya kepada Ismail,
“Kakak, gimana bu gurunya, ada yang galak nggak?”
Ismail menjawab, “enggak. Ustazah nggak ada yang galak, kok.”
“Bener nggak ada yang galak?” saya memastikan.
“Enggak. Ustazah baik semua.” Ismail memanggil guru-gurunya dengan sebutan “Ustazah” dan “Ustaz,” itu bahasa Arab untuk “Guru.” 

Saturday, 21 November 2015

Sweet November Rain: Bulan Teristimewa



Assalamu’alaikum, Alhamdulillah, bulan November sudah datang. Bulan yang amat ditunggu-tunggu penduduk Indonesia, karena diprediksikan hujan baru akan turun di bulan ini. Dan ternyata benar, hujan turun dengan indahnya di hari pertama November. Semua orang mensyukuri turunnya hujan, terutama di daerah yang terkena asap pembakaran hutan. Penderitaan berbulan-bulan pun usai sudah. 

Wednesday, 11 November 2015

Kasihan atau Memanjakan?

Maaf ya Nak, kalau Mama masih sering galak
Assalamu'alaikum. Mumpung kerjaan rumah tangga nggak begitu banyak, saya mau ngobrol-ngobrol lagi di blog. Kerjaan rumah tangga kapan sih nggak banyaknya? Hehe... sebenarnya hari ini juga banyak, berulang terus itu lagi-itu lagi, tapi ditunda dulu yah. Udah kangen sama blog nih. Ceritanya begini, sudah agak lama saya ketemu dengan ibu itu yang masih warga komplek perumahan tempat tinggal saya. Dulu, ibu itu sering meminjam uang sama saya, sebulan bisa tiga kali, sampai akhirnya saya stop. Bukan apa-apa sih, tapi saat itu saya belum kerja dari rumah kayak sekarang, jadi belum bisa bantu keuangan keluarga. Uang belanja dari suami kan ngepas, malah sering kurang, alhasil saya juga keberatan dipinjami uang terus. 

Tuesday, 3 November 2015

Bermain-main di Taman Kota Sukajadi Bandung

Taman Kota Sukajadi
"Mama kok ke sini? Bukan ke sini....!" Tiba-tiba Sidiq berhenti berjalan dan tak mau mengikuti saya.  
"Itu masuk ke mall, kita jalan-jalan ke sana...." Saya mencoba membujuknya. 
"Nggak mau! Bukan ke sini, tapi ke sana...." Sidiq menunjuk ke arah berlawanan. 
"Ke taman itu? Jauh... harus jalan kaki, mau?"
"Mau!"