Monday, 23 March 2015

Siomay Ayam: Si Kenyal yang Nikmat dan Sehat

Siomay Ayam

“Mah, Omay!” teriak Salim, 2 tahun, sambil menunjuk ke arah tukang siomay.  Ketiga anak saya memang menyukai camilan yang satu itu. Semula hanya Sidiq (6 tahun) yang suka makan siomay.  Sidiq memang suka makanan yang kenyal-kenyal, selain siomay, juga ada otak-otak, pempek, bakso, dan cilok. Biasanya, saya membeli camilan itu di tukang jajanan yang lewat depan komplek. Gara-gara Sidiq suka camilan itu, kakak dan adiknya pun ikut mencoba. Ismail, kakaknya, semula tidak suka, tapi lama-lama jadi suka. Salim sama ngefansnya dengan Sidiq. Keduanya itu kompak berteriak meminta siomay kalau kebetulan bertemu dengan penjualnya.


Anak pada usia pertumbuhan memang tidak cukup hanya memakan makanan utama seperti nasi dan lauk-pauk. Mereka juga membutuhkan camilan atau makanan ringan, sebagai tambahan energi. Akan tetapi, mencari camilan sehat tidaklah mudah. Sudah sering kita menyaksikan tayangan investigasi di televisi mengenai camilan yang mengandung bahan berbahaya, seperti pemanis buatan, pengawet, borax, pewarna makanan berbahaya, dan sebagainya. itulah mengapa seorang ibu perlu memiliki keahlian untuk menyiapkan camilan sendiri. Camilan sehat untuk anak. 

Ada rumor yang beredar bahwa makanan yang kenyal-kenyal  seperti siomay dan bakso itu ditambah Borax, bahan kimia tambahan yang berbahaya. Borax, apabila dikonsumsi terus-menerus dapat menyebabkan kanker dan penyakit-penyakit berbahaya lainnya. Saya tidak tahu dengan pasti apakah pedagang camilan  langganan saya itu juga menggunakan borax, tapi bukankah mewaspadai itu lebih baik? Jadi, saya coba belajar membuat siomay sendiri.  

Biasanya, siomay dibuat dengan campuran ikan. Berhubung ikannya tidak ada, jadi saya memakai ayam cincang. Untuk mengenyalkan adonan, saya hanya menggunakan tepung sagu. Inilah keuntungannya kalau ibu-ibu membuat camilan sendiri, kita dapat memastikan bahan-bahan yang aman untuk anak. Walaupun belum sepintar dan selezat masakan buatan chef hotel, yang penting kita bisa menyajikan makanan yang sehat dan aman.  

Bahan-bahan yang diperlukan:
Ayam cincang ¼ kg
Labu Siam 1 buah
Tepung sagu/ tepung tapioka  ¼ kg
Air  100 ml
Garam ½ sendok teh
Bawang putih 3 siung




Cara membuatnya:
Ayam cincang diblender dengan air 100 ml
Labu siam diparut
Bawang putih diulek
Campur semua bahan (ayam, labu siam, garam, tepung sagu, bawang putih) dan aduk-aduk dengan lembut hingga bisa dibentuk bulat-bulat. Berhubung adonan yang saya buat ini agak encer, maka saya menambahkan tepung terigu 100 ons (ternyata penambahan tepung terigu ini membuat hasilnya lebih bagus, lho. Jadi, silakan ditambah tepung terigu juga :D).
Bentuk bulat-bulat, lalu kukus selama 30 menit. Bisa juga dimasukkan ke dalam sayur pare dan tahu.

Sajikan dengan kecap dan sambal kacang. Saya pakai sambal kacang instan. Berhubung anak-anak saya lebih suka hanya memakai kecap, maka pakai kecap pun sudah cukup. Kalau ibunya mau ikut makan, bisa ditambah sambal yang pedas :D

Rasa siomay ayam ini agak tawar, karena garam dan bawang putihnya sedikit. Saya memang tidak memakai banyak bumbu, karena anak-anak tidak suka bau bawang putih yang kuat. Jika ibu-ibu suka yang lebih berasa, silakan ditambahkan garam dan bawang putih secukupnya. Waktu pembuatannya kurang lebih satu jam.

Batagor isi siomay ayam
Saya menemukan kulit pangsit di dalam kulkas, kulit pangsit instan yang bisa didapatkan di pasar. Sebagian adonan saya masukkan ke kulit pangsit, kukus, lalu goreng. Jadi deh batagor. Sekali memasak, dapat dua camilan: siomay dan batagor. Hasilnya, anak-anak suka.  Saya pun tenang, karena tak perlu was-was saat melihat anak-anak memakan siomay dan batagor buatan saya yang dibuat tanpa borax.

Nyaaaam... batagornya enyaaak

Diikutkan dalam:







9 comments:

  1. Belum pernah makan siomay, tapi jika saya lihat gambar di artikel ini sepertinya enak

    ReplyDelete
  2. wah,ternyata pakai labu siam ya mbak,baru tahu^^

    ReplyDelete
  3. hemm, sepertinya enak nih, hehehe...

    ReplyDelete
  4. ini nih yg namanya camilan sehat...aku mau juga donk incip mak...

    ReplyDelete
  5. perlu dicoba nih resepnya... selama ini aku beli terus siomay-nya... kadang2 beda tempat beli beda rasa juga.. Nah berhubung ini ada resepnya ntar dicatat deh trus dicoba...di rumah kami semuanya gemar makan siomay...

    ReplyDelete
  6. wah, bisa dicoba nih resepnya, biasanya cuma beli doang

    ReplyDelete
  7. bisa nih resepnya aku ksh ke babysitter anakku biar dia bikin utk si baby ^o^... Tx resepnya mba...kliatannya enak... anakku jg tipe yg suka jajan soalnya

    ReplyDelete
  8. Somay pakai labu? baru tahu saya, ih kreatifnya :)

    ReplyDelete
  9. aku bakal coba ini nih mbak, soalnya aku males masak ikan, jadi aku bakal bikin siomay pake ayam, makasih mbaaak

    salam,
    kesya

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya. Mohon maaf, komentar SPAM dan mengandung link hidup, akan segera dihapus ^_^