Monday, 21 July 2014

Tak Khawatir Makan Manis Sejak Pakai Systema Solution

Es buah, minuman buka puasa favorit saya :-)

Systema Nano, Advanced Oral Care System, mencegah dan membantu memperbaiki gigi berlubang (karies dini) dalam waktu dua minggu setelah pemakaian.

Saya membaca tulisan yang tercantum di bagian belakang pasta gigi Systema Nano, produk pasta gigi terbaru dari Lion Japan. Wah, menarik juga nih. Urusan gigi berlubang sudah lama jadi masalah buat saya. Tiga tahun lalu di bulan Ramadan, saat sedang hamil anak ketiga, di jam buka puasa, saya mengunyah sepotong donat dengan semangat. Tiba-tiba… kreeek…. HAH? Sepotong gigi atas saya patah! Rasanya tidak sakit, mungkin karena giginya memang sudah keropos dan goyang. Tinggal menunggu eksekusi saja.


Setelah lebaran (harus tunggu lebaran untuk cabut gigi), saya pun membersihkan potongan gigi itu di dokter gigi. Dokter giginya bilang, “Bener mau dicabut nih, Bu? Gak mau dirawat saja?” Eerr… apanya yang mau dirawat ya? Perasaan saya, gigi itu memang sudah tinggal separuh, malah tidak enak makannya kan? Satu gigi pun melayang gara-gara saya suka makan manis.

Saya tidak mau puasa tahun ini kembali dilanda kehilangan gigi akibat makanan manis. Makanya saya tertarik mencoba sikat gigi Systema Power Clean dan pasta gigi Systema Nano yang dapat membantu mencegah dan mengurangi gigi berlubang. Gawat kan kalau gigi bermasalah saat sedang menjalankan ibadah puasa? Mestinya ibadah puasa ini bisa dijalankan dengan sungguh-sungguh, eh malah sakit gigi. Padahal, orang yang sedang berpuasa seharusnya berkelakuan manis, tapi kalau sakit gigi, bisa-bisa nanti cemberut terus.

Sejak masih kecil, saya memang sudah suka makan manis. Kebiasaan itu bertambah setelah menikah dan hamil. Proses mengidam membuat mulut terasa pahit, jadilah saya banyak mengunyah makanan manis. Hasilnya? Saya tak sadar bahwa gigi saya banyak yang berlubang karena makanan manis mengundang kuman atau bakteri untuk melubangi gigi. Apalagi kalau tidak cepat menggosok gigi. Sejak tahun 1700-an, seorang dokter dari Amerika bernama Willoughby Miller mengatakan bahwa gigi berlubang disebabkan oleh gula dan bakteri. Prosesnya begini: bakteri akan mengubah gula dari sisa makanan menjadi asam dan membuat area mulut menjadi asam. Asam inilah yang dapat melubangi gigi. 

Tidak cukup dengan mengonsumsi makanan manis, saya juga sering minum kopi. Padahal, kopi itu sendiri bersifat asam, ditambah lagi dengan gula, jadi dua kali lipat deh asamnya. Kondisi itu diperparah dengan penggunaan sikat gigi yang tak sesuai dengan rongga mulut. Suami saya bilang, cara saya menyikat gigi itu tidak benar karena tidak sesuai anjuran dokter, hehehe…. Harusnya kan menyikat gigi dari atas ke bawah untuk gigi depan atas, dan dari bawah ke atas untuk gigi depan bawah, nah ini malah menyamping. Bulu sikat giginya pun jadi melar. Saya baru tahu kalau sikat gigi yang sudah melar dan kasar itu akan merusak email gigi, gigi pun jadi mudah keropos.

Belum lagi, saya cenderung asal memilih sikat gigi. Ternyata, sikat gigi yang bagus itu harus yang dapat menjangkau seluruh gigi bahkan hingga ke sela-sela gigi. Gunakan sikat gigi yang bulunya lembut dan ujung kepalanya mengecil, sehingga dapat menjangkau ke sela-sela gigi yang bagian dalam sekali pun. Kalau ada sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi, itu bisa menyebabkan bakteri merajalela dan melubangi gigi.

Di bulan Ramadan ini, konsumsi makanan manis sulit untuk dihindari. Ada anjuran untuk berbuka puasa dengan makanan yang manis. Dari segi kedokteran, dijelaskan oleh dr. Rahajeng Arianggarini dari MeetDoctor.com bahwa mengonsumsi makanan yang manis ketika berbuka puasa itu memang baik. Mengapa? Karena berpuasa dapat menyebabkan hypoglikemia atau penurunan kadar gula darah di dalam tubuh kita, yang efeknya menyebabkan tubuh menjadi lemas dan pusing. Apabila kita memakan makanan yang manis, hypoglikemia dapat dicegah.

Namun, memakan makanan manis ketika berbuka puasa pun tidak boleh berlebihan, karena dapat menyebabkan lonjakan hormon insulin yang meningkatkan risiko resistensi insulin atau diabetes tipe 2. Jelas dong ini berbahaya, karena penyakit diabetes menjadi salah satu penyakit pembunuh terbesar di Indonesia. Dari garis keturunan pun, keluarga saya banyak yang terkena penyakit diabetes, bahkan Mbah Putri (nenek) saya pun meninggal karena diabetes.

Berawal dari yang manis, tidak hanya gigi yang berlubang, diabetes pun mengancam. Bukan berarti kita tidak boleh makan makanan manis, lho. Buktinya, makanan manis juga bermanfaat bagi tubuh, terutama di bulan puasa ini karena bisa cepat meningkatkan kadar gula darah yang hilang selama berpuasa. Bagaimana supaya makanan manis tersebut tidak berbahaya bagi tubuh?

Pertama, jangan makan berlebihan. Semua yang berlebihan pasti tidak baik, kan? Nabi Muhammad SAW sudah mencontohkan berbuka puasa dengan tiga butir kurma. Kurma itu sendiri mengandung gula yang cukup untuk mengembalikan kadar gula yang hilang. Setelah itu, beliau salat dulu, baru makan lagi. Jadi, sebenarnya takjil dengan tiga butir kurma pun cukup. Kalau tidak makan kurma, boleh minum segelas es buah. Tapi, jangan semuanya dikonsumsi sekaligus. Misalnya, buka puasa langsung makan tiga butir kurma plus es buah plus  kolak pisang, waaah banyak sekali itu gula yang masuk seketika.

Kedua, untuk menghindari gigi berlubang, pilih sikat dan pasta gigi yang mendukung. Makanya saya buru-buru deh mencoba sikat dan pasta gigi Systema, karena kelebihannya. Ini dia kelebihannya:

Systema Nano Advanced Oral Care System (pasta gigi) mengandung tiga bahan ampuh:
  1. Nano Calcium: mencegah dan membantu memperbaiki gigi berlubang (karies dini) dalam 2 minggu pemakaian.
  2. Erythritol: membantu mengurangi plak di gigi secara efektif lebih cepat dibandingkan pasta gigi biasa.
  3. Micro foam: busa-busa berukuran mikro mempercepat penyebaran Nano Calcium dan Erythritol hingga ke sela-sela gigi.

Sedangkan, Systema Power Clean (sikat gigi) mengandung empat kelebihan:

  1. Bulu sikat khusus untuk menjangkau dan membersihkan lebih baik.
  2. Bulu sikat Micro Clean memiliki daya bersih superior sepanjang garis gusi dibandingkan bulu sikat biasa.
  3. Leher sikat yang panjang dan ramping untuk memudahkan pencapaian daerah mulut terdalam.
  4. Gagang sikat anti slip.

Mau tahu pengalaman saya mencoba sikat dan pasta gigi Systema?

Pertama kali menyentuh bulu sikat gigi Systema, terasa lembuuut sekali. Kepala sikat giginya mengecil, sehingga bisa masuk ke rongga mulut terdalam tanpa melukai gusi. Kalau sikat gigi biasa, kepala sikatnya tidak bisa sampai ke dalam, bahkan dapat melukai gusi. Makanya saya sering sariawan karena gusi lecet. Pasta gigi Systema juga lumer di mulut dan tidak berbusa lho! Tapi jangan khawatir. Walaupun tidak berbusa, daya bersihnya luar biasa. Setelah mengosok gigi dengan sikat dan pasta gigi Systema, rasanya gigi saya bersiih sekali. Beda dengan biasanya, di mana saya masih merasa ada makanan yang terselip. Saya lihat di kaca, wooow! Itu sela-sela gigi pun bersih! Kalau pakai sikat gigi biasa, masih suka ada sisa makanan yang berwarna putih di sela-sela gigi. Kandungan pasta giginya yang aman, justru membantu menjaga email gigi. 

Saya sudah ganti sikat dan pasta gigi ke Systema Solution, lho!

Di bulan puasa, kita kan suka males banyak ngomong atau tersenyum karena bau mulut. Jangan khawatir deh, setelah pakai Systema, dijamin kita tetap pede bermuka manis dengan tebar senyum positif. Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan manis, yaaaa.....

Sebuah pantun untuk kamu yang manis dan suka manis:

Senyum manis di hari lebaran
Makan manis bukanlah beban
Kalau pakai Systema Solution
Pasangan klop untuk perawatan
Gusi dan gigi yang menawan.

Selamat lebaran 1435 Hijriyah. Mohon Maaf lahir dan batin, ya....





Sumber:

8 comments:

  1. iya mak, aku juga udah pake, emang enak dan nyaman buat gigi, good luck mak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang enak banget Mak, merawat gigi dan gusi :-)

      Delete
  2. horeeee. Systema Nano memang andalan keluarga,,, makan manis nggak takut lagi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Horeeee.... akhirnya ketemu sikat dan pasta gigi yang pas! ^^

      Delete

Terima kasih atas komentarnya. Mohon maaf, komentar SPAM dan mengandung link hidup, akan segera dihapus ^_^