Saturday, 21 June 2014

Smart Travelling ke Pantai Sayang Heulang Bersama Ace Hardware

Tugu Selamat Datang di Pantai Sayang Heulang

Setelah tujuh tahun menikah dengan  orang Garut (baca: suami saya), akhirnya saya diajak menikmati Pantai Sayang Heulang di Desa Mancagahar, Pameungpeuk, Garut Selatan. Dua tahun sebelumnya, keluarga mertua sudah mengajak ke sana, tapi saya berhalangan karena sedang hamil tua dan harus bed rest (istirahat). Saya tak menyangka bahwa pengalaman berlibur ke Pantai Sayang Heulang bakal menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan.


Terakhir kali berlibur ke pantai adalah saat saya berusia 15 tahun. Sudah lama sekali, ya? Foto-fotonya juga sudah tidak ada, karena dulu masih pakai foto cetak yang mudah hilang. Berhubung kami akan pergi bersama tiga anak yang masih kecil-kecil, plus kakek-neneknya, maka kami harus melakukan Smart Travelling dengan persiapan yang maksimal. Perlengkapan anak-anak cukup banyak. Untunglah, bagasi mobil cukup besar untuk memuat semua barang bawaan.

Perlengkapan travelling bisa didapatkan di Ace Hardware. Alhamdulillah, lokasi tempat tinggal saya dekat dengan toko-toko Ace Hardware, yang di Depok maupun Cibinong. Nah, kemarin itu kami berkunjung  ke Ace Hardware di lantai 2 Margocity Mall, Depok. Di sana, kita bisa berbelanja barang-barang kebutuhan travelling dengan nyaman dan leluasa. Produknya komplit. Beberapa produk juga didiskon, apalagi karena sekarang sedang promosi Smart Travelling, produk-produk perlengkapan travelling pun didiskon gede, lho.
Si Ayah siap masuk ke toko Ace Hardware

Ini dia beberapa barang yang mesti dibawa saat travelling di antaranya:

Koper
Berhubung kami keluarga besar, jadi harus punya koper yang besar untuk menaruh pakaian. Pakaian anak-anak kan cukup banyak. Ditambah lagi, kami akan berlibur ke pantai, otomatis harus bawa baju ganti dengan jumlah yang memadai supaya bisa tenang berenang di pantai. Di depan toko Ace Hardware, sudah dipajang koleksi koper-koper cantik dengan harga terjangkau yang bisa dibawa untuk menemani perjalanan kami.
Pilih koper yang mana, yaa?

Cooler Box
Jangan lupa bawa Cooler Box, lhooo… Itu tuh, tempat pendingin, gunanya untuk menyimpan ikan-ikan yang dibeli dari nelayan. Ikannya segar sekali karena baru diambil dari laut, tapi gak mungkin kan kalau dibawa tanpa pendingin sedangkan perjalanan dari Pantai kembali ke rumah Nenek itu memakan waktu 3-5 jam. Ikan-ikannya bisa bau dan gak bisa digunakan lagi. Itu kalau kita mau bawa ikan laut sebagai oleh-oleh ya….
Di belakang Ismail itu ada pilihan cooler box

Barbeque Grill
Pengen manggang-manggang ikan di tepi laut? Bisaaa! Pasti seru, deh. Ace Hardware juga menyediakan barbeque grill yang mudah dibawa nih.  

Manggang ikan pake Barbeque Grill pasti asyik....
Portable Gas Cooker (Kompor gas travelling)
Di Pantai Sayang Heulang, rencananya kami akan menginap sehari semalam di sebuah penginapan yang banyak tersedia. Masalahnya, penginapan itu tidak menyediakan peralatan masak, terutama kompor gas. Sedangkan, tempat-tempat makan juga terbatas lho, belum lagi harganya yang selangit. Jadi, bawa kompor gas satu tungku sekaligus gas tabung kalengnya jangan lupa ya. Gak mungkin kan ada kompor gasnya tapi gak ada tabung gasnya? Berhubung di sana itu lokasinya terpencil, jadi gak ada toko yang jual barang-barang ini. Makanya ke Ace Hardware dulu, deh.

Portable gas cookernya diskon 30%!
Akhirnyaaa… liburan pun tibaaa!
Rumah mertua berada di Bojongsalam, Garut, lebih dekat ke Kota Garut. Perjalanan ke Pantai Sayang Heulang memakan waktu tiga jam dari rumah mertua. Sebenarnya gak terlalu lama, tapi kontur jalan yang berbelok-belok itu cukup memacu adrenalin. Sebelum sampai ke Pantai, kami harus melewati gunung dulu. Di sepanjang jalan, kita akan melihat kebun teh yang terhampar luas. Udaranya sudah tentu dingin, jadi gak usah khawatir kegerahan. Masalahnya, sinyal internet perlahan menghilang seiring dengan semakin dekatnya posisi kita dengan pantai. Sinyal telepon hanya dapat dijangkau oleh dua operator seluler saja. Gak heran kalau keberadaan pantai ini kurang terekspos, karena kita gak bisa langsung update status, instagram, twitter, atau apa pun yang memakai fasilitas internet, setibanya di pantai ini.

Kami sekeluarga (suami, tiga anak, dan kakek-nenek) datang ke pantai pada hari Jumat, 30 Mei 2014. Wah, ternyata kalau hari kerja, pantainya sepi. Bahkan, tidak ada petugas loket pembayaran tiket. Jadi, kami gak bayar dong hehe…. Di sekitar pantai sudah ada penginapan-penginapan sederhana, dan kami memilih berhenti di samping salah satu penginapan. Ups, ternyata memang belum ada satu pun pengunjung. Pantai terlihat sepi. Mata saya langsung terpesona oleh ombak pantai yang menari di atas karang. Berhubung kami tiba menjelang tengah hari, air laut sedang surut sehingga karang-karang terlihat di pinggir pantai.

Yuuk, main air di Pantai Sayang Heulang, Garut!
Tanpa istirahat dulu, saya dan anak-anak langsung menyerbu ke pantai. Menenggelamkan kaki di dalam pasir putih kecokelatan yang lembut. Lalu, saya berjalan ke tengah, menceburkan kaki ke dalam air laut yang bening dan memperlihatkan karang-karang di bawahnya. Setelah lewat 30 menit, baru deh kami kembali ke penginapan. Ngobrol-ngobrol dulu dengan pemilik penginapan. Kami langsung sreg menginap di sana, karena posisinya dekat dengan pantai, tempatnya juga lumayan. Harga? Rp 200 ribu/ malam.

Ini dia penginapan sederhana tempat kami menginap

Oh ya, penginapannya jangan dibayangkan seperti hotel. Tidak ada hotel di sini, semuanya penginapan sederhana, tapi lumayanlah. Yang penting ada tempat tidur dan toilet. Televisi tidak perlu, kan kami mau liburan. Jadi, puas-puasin deh jalan-jalan. Makan siang dengan bekal dari rumah, salat, lalu kembali bermain di pantai. Gak ada puasnya deh main di pantai dengan ombak yang cukup besar. Kami bisa jalan di atas batu karang. Beberapa nelayan asyik memancing dan mencari rumput laut. Kami juga memacu adrenalin dengan menantang ombak yang datang ke arah kami, tentunya harus disesuaikan dengan tinggi badan ya. Jangan sampai terseret ombak.

Si Ayah seneng banget main pasir :D
Sebagai oleh-oleh, kita bisa ke Pantai Santolo, di mana ada tempat pelelangan ikan yang jaraknya hanya dua kilometer saja dari Pantai Sayang Heulang. Selain bisa melihat perahu-perahu nelayan yang masih tertambat di dermaga, kita juga bisa membeli ikan-ikan hasil tangkapan mereka. Ikannya besar-besar! Namanya juga ikan laut. Harganya juga murah. Ikan tongkol Rp 20 ribu/ kilo, ikan kakap Rp 25 ribu/ kilo, cumi-cumi besar Rp 20 ribu/ kilo, dan sebagainya. Makanan laut yang terkenal di sana adalah Mata Lembu, yaitu kerang yang tubuhnya terlihat seperti mata lembu. Supaya bisa membawa pulang ikan-ikan ini dalam keadaan segar, tentu saja kita perlu cooler box. Ikan-ikannya juga bisa dikukus dulu dengan biaya tambahan.

Si Nenek sedang memilih ikan yang mau dibeli

Wuiiih… puas deh berlibur ke Pantai Sayang Heulang. Kami  bisa mengenalkan pantai kepada anak-anak yang memang baru pertama kali itu melihat pantai. Mereka antusias sekali. Supaya liburannya sempurna, perencanaan sebelum travelling memang perlu banget. Jangan sampai barang-barang yang diperlukan untuk travelling itu gak kita bawa. Kalau belum punya, langsung aja deh ke toko Ace Hardware terdekat. Dijamin tersedia dengan harga terjangkau. Yuk, berlibur ke Pantai Sayang Heulang!

Ace Hardware, Margocity Mall Depok, lantai 2








6 comments:

  1. Uwaaaa..bening jg pantainya..seruuuu

    ReplyDelete
  2. Saya doakan, semoga menang mba Leyla...^_^

    ReplyDelete
  3. Sekarang ACE banyak cabangnya ya...kirain foto2nya di Cibinong City Mall...ternyata bukan.

    ReplyDelete
  4. aku belum tau nama pantai sayang ada di garut mbak :)

    ReplyDelete
  5. Aku juga senang belanja di Ace Hardware. Makin gede tokonya, makin betah gak pengin pulang :D

    ReplyDelete
  6. Pengiiiin santaaaiiii di pantaaaiiiii.... Good luck ya mak...

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya. Mohon maaf, komentar SPAM dan mengandung link hidup, akan segera dihapus ^_^