Friday, 26 July 2013

Tips Mudik Lebaran Membawa Bayi dan Balita


Lebaran besok, insya Allah kami akan mudik ke Garut, kampung suami saya. Tahun lalu, kami tidak mudik, karena saya sedang hamil tua.  Jadi, tahun ini kami akan mudik dengan membawa tiga orang anak, dua diantaranya berusia 4,5 tahun dan 5,5 tahun, satu lagi baru berusia 10 bulan. Bisa dibayangkan apa yang terjadi nanti? Mudik dalam suasana lebaran, pasti macet, dan membawa bayi pula!


Mudik ke Garut dalam suasana lebaran, sama saja dengan mudik ke tempat-tempat lain: macet. Dulu, kami menyiasatinya dengan mudik duluan. Saya dan anak-anak akan mudik seminggu sebelum hari lebaran atau puncak mudik, jadi lalu lintas belum ramai. Suami saya akan pulang kembali ke Jakarta, karena kantornya belum libur. Lalu, menyusul di H -1. Kondisinya sudah amat parah, karena itu adalah puncaknya mudik. Suami saya terjebak di terminal Lebak Bulus, tak ada bus yang ke Bandung atau Garut. Dia terpaksa naik bus ke Merak, lalu ganti bus ke Garut. Entah bagaimanalah caranya. Yang pasti, dia perlu waktu 12 jam untuk sampai ke Garut. Normalnya, dari Citayam ke Garut paling cepat 5 jam kalau naik angkutan umum.

Alhamdulillah, tahun ini kami sudah punya mobil sendiri. Bisa dibayangkan kalau kami masih naik kereta dan dilanjutkan dengan naik bus, sambil membawa tiga anak kecil dan barang-barang? Namun, tetap saja kami harus pasang strategi bagaimana agar perjalanan mudik nanti nyaman, dan yang penting anak-anak tidak rewel sepanjang perjalanan. 

Berdasarkan pengalaman mudik beberapa kali dengan membawa bayi dan balita, berikut tips-tips yang bisa saya bagikan:

Siapkan pakaian yang dibutuhkan selama mudik. Anak-anak pasti membutuhkan pakaian yang banyak, karena aktivitas mereka menyebabkan pakaian cepat kotor. Biasanya saya menghitung hari pulang kampung dengan jumlah pakaian. Untuk dua anak yang besar, sehari dua pasang, berikut pakaian dalamnya. Ada tambahan satu pasang untuk berjaga-jaga kalau baju mereka kotor. Sedangkan untuk bayi, pakaian lebih banyak lagi, karena masih suka mengompol dan pup. Celemek makan, handuk, jaket, topi, dan kaus kaki. Otomatis, keluarga kami membutuhkan koper yang besar untuk menampung semua pakaian itu. Kebutuhan koper bisa diperoleh di www.lazada.co.id. Di bulan Ramadan dan menjelang Lebaran ini, pasti pusing kalau hilir mudik ke mall dan bisa mempengaruhi puasa (lebih cepat lelah, haus, dan lapar). Lebih enak belanja di toko online, apalagi ada diskon besar-besaran di Lazada selama bulan Ramadan ini, yaitu #Ramadhan Fest dengan diskon mencapai 80%! Contohnya tas Carlton warna ungu ini didiskon 70%! 

Siapkan mainan anak-anak yang harus dibawa. Pengalaman saya, kalau tidak membawa mainan dalam perjalanan, anak-anak akan rewel bukan main. Apalagi kalau terjebak macet dan berhenti di satu tempat dalam waktu lama. Dijamin deh anak-anak tidak akan bisa diam dan mengganggu konsentrasi ayahnya dalam menyetir.  Bawa mainan yang tidak memakan tempat dan dapat dimainkan di dalam mobil. Kalau saya memilihkan mainan yang bisa merangsang kemampuan motorik anak, misalnya Puzzle. Di Lazada juga ada mainan Puzzle, mana diskon pula.

Siapkan bekal yang cukup. Biarpun mudik dalam keadaan puasa, kita tetap harus membawa bekal. Apalagi kalau anak-anak masih usia balita. Anak-anak saya usianya masih di bawah 6 tahun, jadi belum saya suruh puasa. Paling-paling baru sebatas pengertian puasa. Kalau kondisi jalanan macet, anak-anak bakal mudah rewel. Selain memberikan mainan, makanan dan minuman juga dapat mengendalikan kerewelan. Selain macet, cuaca yang panas juga bisa membuat mereka tidak betah berlama-lama di dalam mobil. Bawa makanan ringan, makanan berat, dan minuman.  

Siapkan keperluan bersih-bersih. Untuk bayi, perlu disiapkan diapers dan tisu pembersih. Masukkan di tempat yang terjangkau, jangan di dalam koper karena nanti susah mau ngambilnya. Masukkan saja di tas kecil. Untuk anak yang besar, siapkan sabun dan air bersih, kalau-kalau nanti harus buang air kecil di jalan. Dalam keadaan normal, kita bisa berhenti di toilet yang ada di SPBU atau di Rest Area, tapi dalam keadaan macet total, sudah pasti kita sulit berhenti di toilet. Anak-anak tentu susah disuruh menahan pipis. Anak yang bayi masih mending bisa pakai diapers, tapi kakak-kakaknya sudah lepas diapers dan gak bakal mau pakai diapers. Kalau sudah tak kuat lagi, terpaksa mereka pipis di pinggir jalan berumput. 

Semoga mudik besok juga bisa berjalan lancar dan aman. Aamiin.... Selamat mudik, ya, Bu-Ibu... :-)

Jalan-jalan Bawa Bayi





7 comments:

  1. salam kenal mbk :D
    uwah nggak kebayang gimana ribetnya bawa anak 3 hehe,maklum blm punya momongan jadi mbayangin ribetnya kek mana....^^
    selamat berpuasa mbk...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukannya udah kenal, Mba? :D
      Iya, rempong abiz. Makasih ya udah mampir. Selamat puasa juga.

      Delete
  2. Hati-hati ya semoga selamat sampai tujuan, keluarga menunggu dirumah...

    Ditunggu kujungan baliknya, Klik Disini...

    ReplyDelete
  3. met mudik, mbak leyla... agak ribet kalo ada anak kecil, tapi malah seru yaaa.. (pengalaman kakak)

    ReplyDelete
  4. Ikuti kontes SEO Rgopoker 2014 dengan total hadiah 32juta rupiah.. untuk informasi lebih lanjut silakan kunjungi www.kontes-seo-rgopoker.com, terima kasih atas partisipasi anda

    ReplyDelete
  5. kalau saya sih selalu gak lupa bawa popok bayi yang lembut ini http://goo.gl/9eT9Rw buat jaga2 kalau sampe di jalan ga bisa beli

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya. Mohon maaf, komentar SPAM dan mengandung link hidup, akan segera dihapus ^_^